Jumat, November 07, 2008

Soekarno dalam catatanku

Soekarno dalam catatanku
(Cilokaq, 071108)

Aku pikir, Soekarno itu Pria yang mudah melabuhkan hatinya, cintanya pada wanita-wanita.Aku pikir dia seorang yang dikelilingi gadis-gadis cantik.
Ya, memang benar dia dikelilingi gadis cantik.
tapi apa itu salah??Salah siapa dia memiliki Kharisma,Pintar,Gagah,berapi-api, sang SINGA PODIUM.
Mana ada wanita di BUmi ini yang tidak mau berada disebelahnya???Mana ada wanita yang tidak ingin berada disisi LELAKI SUPER seperti itu.
Soekarno, sosok Paradoksal. Diangkat karena atas nama Bangsa dan Negeri, di hempaspun oleh anak Negeri.
Aku kira istri Soekarno hanya wanita yang menjahitkan bendera merah putih untuk dikibarkan tanggal 17 Agustus 1945 di Pegangsaan itu,
aku kira cuman dia istrinya...
Ah.....aku Bodoh, tidak sempat dan bahkan terlalu sedikit tahu tentang SESEORANG yang sangat ku kagumi selain Muhammad dan lelaki yang kuwarisi aroma darahnya itu.

Aku tersadar, sekali lagi aku tersadar, bahwa di balik kejayaan seorang Lelaki ada wanita tangguh dan perkasa yang berada di sampingnya.
Aku tidak pernah tahu sosok itu pernah ada, sosok yang beradu hati dan jiwa dengan pahlawanku,
sosok yang menemani Soekarno itu dalam awal kehidupannya, awal hidup seorang lelaki.

Wanita itu ada, dan dia menemani Proklamator kita itu...wanita itu bernama Inggit Ganarsih.
Membaca roman kisah cinta Inggit-Soekarno "Kuantar ke Kegerbang" tulisan Ramadhan K.H menyadarkanku akan kekeliruanku slama ini.

Dalam catatanku Soekarno memang memiliki sejumlah istri, ini berdasarkan beberapa tulisan yang aku baca,diantaranya Bunda Fatmawati dan Madame Dewi Suga.
Tapi, sosok istri2 Soekarno itu menurut aku berbeda sangat dengan Inggit Ganarsih, dia ada saat Soekarno itu bukan apa-apa,
hanya Studen biasa awalnya, saat dia dipenjara, diasingkan ke Endeh, juga Bengkulu,
Inilah sosok wanita zaman, dan dia telah berhasil mengantarkan Soekarno ke Gerbang Kejayaan sebagai Pemimpin.Seorang Pahlawan.

Membaca lembaran2 Roman itu, setidaknya kita tersadarkan, bahwa beginilah wanita sejatinya. pendamping, bagian tulang rusuk Pria.
Dia melengkapi, membangun, menghidupan nadi-nadi zaman.

Manusia adalah keterbatasan, dan akhirnya Inggit harus berpisah dengan Kusnonya(soekarno-red), dikala dia dikenal di seantero Negeri,
dikenal di ujung Utara, Selatan, Barat dan Timur Bumi.
Inggit yang malang,...

Kita sebagai pemuda, memang harus berupaya meneladani sosok Besar layak Soekarno, tetapi lebih dari itu, kita harus tahu seseorang disampingnya.
Beruntunglah Soekarno, Pahlawanku, Pejuangku itu pernah memiliki Inggit disisinya.
Wanita perkasa dalam catatanku

Baca "Kuantar ke Kegerbang" tulisan Ramadhan K.H, resapi dalam-dalam kawan. semoga kalian dan kita semua akan temukan sosok wanita seperti
Inggit Ganarsih itu!!!
Soekarno, U are Lucky Man ever, and Indonesia are proud of U.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KASI KOMENT yah....